Social Icons

Minggu, 10 November 2013

Pendiri YouTube Sewot Sistem Komentar Baru

Semenjak Google mengakuisisi YouTube, semua komentar yang masuk ke situs layanan video itu otomatis disaring terlebih dahulu oleh si raksasa mesin pencari tersebut. Sehingga, besar kemungkinan komentar buruk tidak ditampilkan.


Rupanya, tidak semua orang menyukai langkah tersebut termasuk salah seorang pendiri YouTube Jawed Karim. Di mana, sistem komentar YouTube saat ini dinilai kurang ‘pas’, sebab komentar yang menarik akan diletakkan di barisan teratas.

Selain itu, sistem komentar video yang sekarang diintegerasikan ke layanan Google+. Sehingga, Anda bisa mengomentari video kesukaan melalui halaman media sosial itu dan memilih berbagi komentar dengan orang-orang tertentu yang berada dalam lingkaran Google+.


Prosedur baru mem-posting komentar di YouTube

Karim juga secara terang-terangkan mengaku kecewa dengan sistem komentar baru yang diterapkan Google terhadap situs video yang dibangunnya delapan tahun silam itu. Sebab, ia merasa terganggu karena harus membuat akun Google+ untuk bisa mengomentari video di YouTube.

“Untuk apa coba saya harus mengakses akun Google+ terlebih dahulu untuk bisa mengomentari video?!,” kata Karim, sebagaimana dilansir Pocket-lint, Sabtu (9/11/2013).
Menurutnya, langkah ini merupakan cara terbaik Google untuk membuat Google+ tampil lebih atraktif dengan memanfaatkan basis pengguna YuoTube yang sudah sangat luas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text